Ingin pasang banner iklan di blog ini dan dilihat 150 pengunjung per hari ? Banner 250x250 tarif (promo) 50k / tahun. Hubungi whatsapp 089673300464

Tentang Buku Intelligent Investor

Posting Komentar
Halo pembaca setia pinterduit.com kali ini kita akan membahas tentang rangkuman buku berjudul Intelligent Investor karya Benjamin Graham. Bagi yang belum membaca artikel sebelumnya bisa baca disini Apa Benar Investasi Emas Bisa Bikin Kaya

Nah kembali lagi ke buku berjudul Intelligent Investor karya Benjamin Graham yang dianggap sebagai kitab suci nya atau Bible nya dunia investasi. Bagi yang belum tahu siapa Benjamin Graham ini, beliau adalah mentor nya Warren Buffet yang sudah terbukti menjadi living legend nya investor panutan dunia yang menorehkan prestasi dengan pernah menyabet gelar orang terkaya di dunia , salip salipan sama Jeff Bezos founder nya Amazon sama Bill Gates founder nya Microsoft.

Saya sendiri setelah baca buku ini mendapatkan pencerahan yang amat sangat. Sebenarnya apa sih rangkuman dari buku Intelligent Investor ini.

Saya tidak akan memberikan detailnya dan hanya akan saya sampaikan point pentingnya saja. Point pentingnya adalah dalam berinvestasi itu ada 2 macam investor berdasar tingkat agresivitas nya dalam mencari profit.


TRADER

Yang pertama adalah investor agresif dan disebut dengan Trader , type ini mengejar profit yang besar namun dengan mempertaruhkan resiko. Nah buku ini menyarankan untuk tidak menjadi type trader ini melainkan menjadi type investor yang satunya.


INVESTOR

Nah type kedua ini adalah type defensif yang lebih mementingkan keamanan aset kita, jadi sebisa mungkin untuk tidak kehilangan uang kita, lebih baik profit kecil namun pasti daripada berjudi mengejar profit besar namun akhirnya malah loss, bukannya untung malah buntung. Asalkah growth sudah bisa mengalahkan laju inflasi itu sudah bagus sekali. minimal anual return sekitar 20% namun aman saja itu sudah sesuatu yang sangat bagus.


Setelah membaca rangkuman buku Intelligent Investor ini saya sendiri menjadi aware dan sadar, dan memutuskan untuk menjadi investor dan berhenti menjadi trader. Kalo kata H . Zainuddin MZ itu lebih baik makan singkong tapi nyata daripada makan roti tapi cuma mimpi. Analogi sederhana ini mungkin tepat untuk menggambarkan antara perbedaan investor dan trader dalam buku ini.

Oke sekian dulu artikel kali ini, jika ada yang ingin kalian tambahkan silahkan tuliskan di kolom komentar oke.


Penulis: Eri Nurdiyanto

Related Posts

Posting Komentar