pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home »



5 Tips Memilih Kuliner Makanan Saat Berlibur di Kota Medan

Nafisathallah • • 29 Jul 2020 • 70 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Bagi anda yang berlibur keluar pulau Jawa pastinya menjadikan Sumatera sebagai destinasi andalan . Tak ayal, banyak pelancong asal Jawa yang kebingungan dengan budaya setempat dan kebiasaan yang ada di masyarakat. Salah satunya dalam memilih makanan yang sesuai dengan selera lidah. Berikut akan saya berikan tips bagi anda yang ingin berwisata ke kota Medan, Sumatera Utara.
<div>
<br /></div>
<div>
1. Selalu Melihat Rekomendasi Tempat & Rating Warung Makanan di Google

Setiap kali anda pergi ke tempat asing yang sebelumnya sama sekali belum pernah anda kunjungi pasti anda selalu memakai bantuan Google Maps. Di aplikasi tersebut juga bisa kita gunakan untuk melihat rating dan kualitas pelayanan maupun kualitas hidangan suatu restoran. Tentunya anda dapat memanfaatkan isi komentar dan ulasan para pengunjung lainnya yang datang sebelum anda, serta dapat memutuskan untuk makan di suatu tempat atau tidak.

Bisa dipastikan, ulasan dan komentar tersebut bukan hasil perbuatan pemilik warung untuk mendongkrak popularitas warungnya. Melainkan memang murni pendapat dan kritik dari para pengunjung restoran.

2. Jangan Malu untuk Menanyakan Harga Sebelum Memesan Makanan

Jika anda adalah warga lokal yang sudah terbiasa dengan keadaan sekitar, tahu harga-harga pasaran suatu makanan, dan sudah berkali-kali datang ke suatu rumah makan. Tentunya anda tidak akan khawatir dengan masalah uang karena sudah pastinya anda akan menyiapkan budget yang pas. Namun jika anda adalah seorang turis, walaupun masih satu negara hanya beda pulau ataupun provinsi, tetap saja anda berada di lingkungan asing yang tidak anda kenali dengan cukup baik. Tidak ada salahnya bertanya sebelum memesan menu makanan di suatu restoran.

Apalagi jika disuatu restoran tersebut tidak menyediakan daftar harga dan kertas menu, jangan langsung gegabah memesan banyak makanan hanya karena makan di pinggir jalan. Nanti takutnya anda baru kaget saat pelayannya memberikan struk pembelian dan makanannya sudah habis anda lahap semua. Soalnya jangan tertipu dengan bentuk dan ukuran restorannya, bisa-bisa itu rumah makan legendaris dan terkenal yang harganya bisa berkali-kali lipat dari warung lain.

Karena perasaan kaget dan menyesal sudah makan di rumah makan yang mahal dapat menurunkan tingkat dan rasa kepuasan anda saat melancong.

3. Jangan Pernah Sekali-kali Menawar Harga Makanan

Tidak pernah ada ceritanya adu mulut antara pembeli dan penjual makanan di manapun. Kalau barang-barang seperti baju, tas dan elektronik masih wajarlah kita tawar dan nego harganya. Namun tidak untuk makanan! Jangan pernah ada dipikiran anda untuk meminta pemilik restoran menurunkan harga makanan hanya karena anda membawa uang yang kurang.

Anda akan dianggap tidak baik oleh pemilik restoran dan warga sekitar jika kebetulan mereka melihat anda menawar harga. Lebih baik anda dari awal tidak makan di suatu tempat rumah makan jika harganya tidak cocok dengan budget yang anda miliki daripada harus meminta harganya turun.

4. Makan Kuliner Khasnya saja, Tidak Usah Semua yang Harus Anda Masukkan ke Perut

Kota Medan terkenal akan kue Bika Ambonnya dan kue Lapis Legit. Tidak salah sih jika anda seorang maniak kuliner yang suka akan berbagai macam rasa baru dan unik agar masuk ke perut anda. Namun anda harus mengetahui kapasitas anda bagi yang bukan penikmat makanan. Jika anda ingin merasakan kekhasan kota Medan cukup makan beberapa produk terkenal, tidak harus anda paksakan untuk membeli semuanya hanya supaya kesan berliburnya lebih dapat. Atau mungkin karena ingin berburu foto untuk diunggah di Instagram anda harus membeli berabeka ragam kuliner yang tidak sesuai lidah anda dan yang seharusnya tidak anda beli.

5. Jika Anda Tidak Tahan Pedas Atau Sebagainya, Mintalah Kepada Pelayan Kurangi Takarannya

Orang Jawa terkenal akan makanannya yang manis, seperti Gudeg. Alangkah lebih baiknya anda, entah dari Jawa atau darimanapun anda berasal untuk menyesuaikan takaran bumbu dan penyedap sambal yang anda tambahkan ke makanan anda, jangan pernah mengikuti takaran untuk warga lokal. Karena pasti antara pendatang dan warga sekitar selera dan ketahanan lidahnya berbeda-beda. Namun, jika anda memang ingin merasakan kepedasan dan membuat challenge makanan pedas silahkan, karena kebetulan memang makanan di Medan rata-rata semuanya pedas. Namun saran saya, jangan korbankan kesehatan anda demi rasa penasaran anda, cukup yang pasti-pasti saja kalau soal lidah.





Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul 5 Tips Memilih Kuliner Makanan Saat Berlibur di Kota Medan




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code