pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home » Umum



Alasan Kenapa Senjata Api Dilarang di Indonesia

Nafisathallah • Umum • 6 Jul 2020 • 136 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Pernahkah anda menyaksikan adegan tembak menembak di film laga barat, sangat menantang bukan? Mulai dari cowboy yang menembak sambil menunggang kuda, hingga Rambo yang menenteng senapan mesin dari atas helikopter. Pernahkah terbesit di dalam hati anda untuk mencoba salah satu dari itu?

Namun sayang sekali, anda tinggal di Indonesia, bukan di Amerika.
Peredaran senjata api di Indonesia sangatlah terbatas hanya kepada aparat militer dan polisi. Masyarakat umum sebenarnya bisa saja memiliki senjata api secara legal, namun aturan dan izin yang ketat mengakibatkan banyak dari mereka tidak mau memiliki senjata api kalau bukan karena kebutuhan yang mendesak, misalnya karena masalah keamanan dan urusan pekerjaan.

Untuk urusan perizinannya sendiri pun sangatlah rumit dan ribet, mulai dari tes kejiwaan dan psikologis, tes kebugaran dan kesehatan jasmani, hingga harus mengikuti pelatihan khusus dan tergabung kedalam klub menembak. Tentunya hal ini sangat membuang uang dan ongkos.

Berbanding terbalik dengan negara Amerika Serikat, yang terkenal dengan kebebasan senjata apinya. Berikut akan saya jelaskan alasan mengapa senjata api di Indonesia tidak sebebas di negara Amerika serikat menurut pendapat saya.

1. Faktor Budaya

Jelas disini bahwa pengaruh budaya juga berperan penting bagi pemerintah dalam menentukan dan memutuskan suatu peraturan. Budaya ketimuran warga kita yang kental dengan kekeluargaan dan keramahtamahan sangat jauh berbeda dengan sifat warga Amerika yang lebih individualistis dan materialistis.

Jika di Indonesia, warga kita masih mau melakukan ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan dari perampokan dan pencurian secara sukarela dan gotong royong. Maka di Amerika sana, warganya harus menjaga diri mereka sendiri-sendiri dengan sumber daya yang mereka miliki, jadi mau tidak mau mereka harus memiliki senjata api di setiap rumah tangga untuk menjaga keamanan mereka masing masing dan sebagai alat membela diri.

Lagipula, budaya mengenai senjata api bagi rakyat Amerika bukanlah hal yang baru. Senjata api telah menemani rakyat Amerika selama berabad-abad, hal ini bisa kita lihat dari banyaknya film Amerika tentang Cowboy dan duel pistolnya. Sehingga, memisahkan penduduk Amerika dengan senjata adalah hal yang hampir mustahil, terlebih lagi bagi orang-orang di wilayah selatan. Mau kemana-mana saja selalu bawa handgun, mau demo aja bawa Rifle.. hadeh.

2. Faktor Ideologi

Ideologi atau cara pandang dan pedoman seseorang dalam menjalankan kehidupannya punya pengaruh yang kuat disini. Amerika sangat menjunjung kebebasan dalam kehidupan rakyatnya, yang mana hal yang berkaitan dengan senjata api juga termasuk hak properti pribadi atau hak kepemilikan.

Warga Amerika tidak mau kehidupannya diatur-atur oleh pemerintah, mereka lebih suka hidup bebas tanpa adanya aturan yang membatasi mereka. Itulah mengapa untuk melakukan pelarangan senjata api akan mendapat protes yang keras dari berbagai elemen masyarakat karena bertentangan dengan ideologi liberal mereka.

Jika di Indonesia? Negara kita menganut ideologi pancasila, sehingga tidak ada yang menerapkan paham liberal di negara ini. Sehingga pemerintah dapat menerapkan peraturan dan izin yang ketat mengenai penggunaan senjata api, khususnya bagi masyarakat sipil dan warga biasa.

Peraturan tersebut mengacu kepada Peraturan Kapolri No 82 tahun 2004 mengenai izin senjata api bagi masyarakat sipil. Lalu peraturan tersebut diperbarui dalam Peraturan Kapolri No 18 tahun 2015, senjata api yang diperbolehkan untuk masyarakat pun tidak terlalu bervariasi, seperti Shotgun caliber 12 Gauge, dan Revolver kaliber .22 inchi

3. Faktor Kebutuhan

Warga kita tidak terlalu membutuhkan senjata api, mengapa? Karena dari mata pencaharian dan kegiatan ekonomi mereka tidak terlalu membahayakan diri, lain halnya dengan di Amerika. Para warga yang tinggal di bagian selatan Amerika serikat, umumnya hidup sebagai peternak dan penggembala ternak yang biasanya mengelola lahan yang sangat luas, yang biasanya berupa padang rumput untuk gembala ternak mereka seperti domba, sapi atau kambing.

Peternakan di Amerika berbeda dengan yang ada kebanyakan di negara kita, jika kita memelihara kambing atau sapi biasanya dengan kandang atau yang disebut juga indoor, maka peternak di Amerika memelihara sapinya secara outdoor di alam terbuka bebas karena mereka memiliki lahan yang sangat luas dan biasanya berdekatan dengan hutan. Mereka berhadapan langsung dengan binatang buas seperti Beruang Grizzly, Singa gunung, dan yang paling menakutkan adalah serigala karena mereka berkelompok .

Kalau pekerjaan yang berhubungan dengan alam liar di Indonesia mungkin ada seperti perkebunan kelapa sawit di sumatera yang bisa saja berhadapan langsung dengan Harimau sumatera, kalau di Kalimantan tidak ada Harimau, sehingga para penjaga kebun harus menenteng senjata api untuk keamanan diri.

4. Faktor Kerugian

Senjata api yang masih diperketat peredarannya saja masih banyak aksi kejahatan dan angka kriminal yang menggunakan senjata api illegal semakin meninggi dari tahun ke tahunnya, apalagi kalau dilegalkan! Maka perdagangan senjata api akan semakin gencar-gencarnya dan kemungkinan jatuh ke tangan yang salah akan semakin besar pula.
Bisa saja nanti aksi tawuran antar desa sudah tidak memakai clurit dan batu, namun sudah berganti suaranya menjadi dar dor dar dor! Bisa saja nanti bukan gear yang dibawa anak STM tawuran, melainkan revolver dengan kaliber .357 magnum.

Berapa banyak nyawa yang harus melayang karena senjata api di Indonesia nantinya? Tentunya itu semua akan menimbulkan kerugian, baik itu kerugian nyawa korban, kerugian materi, ataupun kerusuhan yang akan menimbulkan penjarahan dan kerugian akibat kondisi yang tidak kondusif yang akan mengakibatkan para investor tidak mau berinvestasi di negara kita!

Jika nantinya para rakyat sipil memiliki senjata api, maka nantinya polisi juga harus dibekali senjata api yang lebih mumpuni dan lebih lengkap untuk mengimbangi para kriminal yang memiliki senjata yang sama. Berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan untuk melengkapi persenjataan polisi. Lihat saja di Amerika, walaupun instansi polisi, namun baju anti peluru, helmnya, senjatanya sudah seperti tentara nasional.

Namun, anda tidak usah berkecil hati dulu karena tidak bisa merasakan menembak dengan senjata api. Kita yang tinggal di Indonesia diberi kelonggaran untuk memiliki senapan angin dengan ukuran kaliber 4 ½ mm tanpa izin secara legal.

Sumber Referensi :
https://www.maniakilmupengetahuan.xyz/2020/06/alasan-senjata-api-dilarang-di-indonesia.html

Dan jangan lupa untuk menonton dan mendukung Channel Youtube saya di :
https://www.youtube.com/watch?v=NvUuVQCJSno

Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Alasan Kenapa Senjata Api Dilarang di Indonesia




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code