pinterduit blog logo Pinterduit.com

hasilkan uang dari menulis secara online







Home » Umum



Anak Sekolah | Dipanggil Anak-Anak, Murid, Pelajar, Siswa atau semuanya Siswa?

Menuju Hidup Lebih Baik • Umum • 16 Jun 2020 • 36 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Apalah artinya sebuah nama, kata penyair terkenal Inggris William Shakespeare. Padahal menurut penulis, di dalam hal tertentu sebuah nama itu sangatlah penting sebagai pembeda. Seandainya jika semua kendaraan bermotor di sebut mobil, bagaimana menurut pembaca? Sepeda kumbang atau engkol di sebut mobil, sepeda motor di sebut mobil, mobil di sebut mobil, truk di sebut mobil juga. Bahkan mungkin pesawat terbang juga bisa di sebut mobil. Atau untuk kendaraan di air kita sebut kapal semuanya meskipun itu perahu bercadik, perahu nelayan, kapal pengangkut, kapal penyeberangan ASDP, kapal Frigat, kapal Perang, dan bahkan Kapal Induk.
Analogi inilah yang terjadi di Indonesia saat ini dalam hal sebutan bagi anak-anak sekolah di setiap jenjang pendidikan, karena anak-anak sekolah di setiap jenjang di panggil sebagai siswa. Hanya yang kuliah saja yang tetap di sebut mahasiswa, lebih lengkapnya mahasiswa untuk laki-laki dan mahasiswi untuk yang perempuan. Awalnya penulis banyak protes ke mana-mana, tetapi tidak ada yang memperdulikan. Meskipun penulis tetap keukeh dan konsisten dengan pendirian penulis sendiri, terutama dalam hal berbicara dan menulis.
Di jaman penulis sekolah itu, anak-anak yang bersekolah di bangku SD itu di sebut Murid, di bangku SMP di sebut Pelajar, di bangku SLTA di sebut Siswa untuk yang laki-lakinya dan Siswi untuk yang perempuannya, sementara yang kuliah sama seperti sekarang, di sebut mahasiswa untuk laki-laki dan mahasiswi untuk yang perempuannya.
Sehingga pada waktu itu, jika sedang ada rapat besar di dalam kelas atau pengarahan di lapangan seperti pada upacara bendera, maka para guru akan menyapa secara umum dengan sebutan murid-muridku sekalian atau para muridku sekalian untuk anak SD. Para pelajar putera dan puteri sekalian untuk SMP. Para siswa dan siswi sekalian untuk yang SLTA. Para mahasiswa-mahasiswi sekalian untuk yang di bangku kuliah.
Sementara pada era ini menurut hemat penulis sangatlah lucu, karena anak-anak sekolah dari TK sampai SLTA semuanya di panggil denngan sebutan siswa dan siswi. Anak TK saja di panggil siswa dan siswi, padahal mereka cukup di panggil anak TK saja.
Kalau menurut penulis, alangkah indahnya jika dikembalikan seperti dulu lagi, yaitu masing-masing punya sebutan tersendiri, anak-anak TK untuk Taman Kanak-Kanak, Murid untuk Sekolah Dasar, Pelajar untuk SMP, Siswa dan Siswi untuk yang SLTA, dan tetap Mahasiswa-Mahasiswi untuk yang kuliah. Bahkan sebenarnya untuk S2 dan S3 ada sebutan khusus seperti mahasiswa pasca sarjana dan mahasiswa doktoral.
Hal ini juga perlu bantuan media untuk mensosialisasikannya, terutama media-media yang pemirsanya banyak, seperti media televisi, media cetak dan media online dan media khusus lainnya seperti Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook.


Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Anak Sekolah | Dipanggil Anak-Anak, Murid, Pelajar, Siswa atau semuanya Siswa?





Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code