pinterduit blog logo Pinterduit.com

Dapatkan penghasilan dengan cara berkontribusi menulis artikel di situs ini









Home » Umum



Belajar Untuk Merelakan Dirinya






Pinterduit.com - Suatu waktu, saya bercakap-cakap dengan seorang kawan menggunakan perantara digital. Dalam perbincangan tersebut, ia curhat tentang problem sosial yang lumrah di rasakan oleh muda-mudi zaman kontempeler, yaitu babagan asmara.

Karena pembicaraan kami bersifat personal, maka saya tak menuliskan semua yang di obrolkan secara terperinci.

Setelah saya sepakat untuk tidak memberi tahu kepada orang yang bersangkutan, mulailah dia bercerita panjang lebar.

Kawan saya memiliki prinsip tersendiri dalam urusan asmara. Prinsipnya sudah paten dan tidak bisa di ganggu gugat.

Karena prinsip yang ia jaga dan terus di pertahankan itulah yang membuat dirinya tak membalas cinta dari seseorang.

Ketika rasa tak terbalas, terdapat kemungkinan-kemungkinan di belakang yang turut serta mengiringi.

Kemungkinan itu adalah pihak yang kurang beruntung memilih untuk berdamai dan menerima kenyataan dengan hati yang legowo. Raimu elek, sat! Dan itu merupakan pilihan yang tepat.

Kemungkinan lain ketika cinta tak terbalas adalah memungkinkan pihak yang kurang beruntung tadi menumbuhkan bibit-bibit kebencian dan dendam secara prematur. Ini yang kurang tepat.

Saya sedari tadi terus khidmat menyimak. Hanya sesekali saja saya menyangkal dan membantah yang dia ucapkan. Sebelum sambungan telepon terputus, dia sempat bertanya mengenai kabar kisah saya.

Dan saya menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa sekarang saya mencoba untuk merelakan, walau dengan setengah tidak rela.

Mendengar jawaban seperti itu, dia melontarkan kalimat yang membuat saya sedikit penasaran.

"Sepertinya kamu perlu belajar ilmu ikhlas", ucapnya.

Ikhlas? Iya. Saya tahu sedikit tentang ikhlas. Tapi, saya belum bisa menerapkan hal itu di segala lini kehidupan. Ikhlas itu berat.

Tentang ikhlas sendiri, saya memiliki sebuah analogi. Ikhlas itu ibarat orang yang sedang boker di empang. Orang tersebut tak akan sedikitpun menyayangkan tai-tai yang ia buang.

Ia tak peduli tai-tai nya menjadi santapan lezat ikan-ikan di empang. Ia tak terpikirkan tentang kerugian, apalagi keuntungan. Tidak sama sekali!

Orang tersebut juga tak sedikitpun berharap suatu saat ikan yang telah memakan tai nya akan di konsumsi oleh dirinya. Dan bisa saja, tanpa di sadari oleh orang tersebut ketika suatu hari ia memakan ikan, bisa jadi ikan tersebut adalah yang pernah memakan tai nya sendiri. Bisa jadi, kan? Nah, itulah ikhlas.

Dengan alur seperti pada analogi diatas, tentu tidaklah mudah di aplikasikan kedalam kehidupan. Ambil satu contoh :

Anda saat itu memiliki uang 100 ribu rupiah dan uang tersebut adalah satu-satunya lembaran yang tersisa.

Ketika anda ingin menggunakan uang tersebut untuk suatu keperluan, anda menyadari saat merogoh kantong kanan kiri bahwa uang itu menghilang.

Mungkin setelah lelah mencari dan tidak ketemu, anda akan berkata mencoba untuk ikhlasin saja. Tapi nih, hati anda yang di lumuri kegelapan itu pastilah akan mengumpat sekeras-kerasnya, Ah sialan! Bajingan! Taek!

Ya kurang lebih begitu-lah. Ikhlas itu memang sulit. Namun bukan berarti mustahil. Mungkin saat ini rata-rata dari kita masih berada pada maqom ikhlas yang tidak begitu ikhlas.

Yang jadi pertanyaan : kapan kita akan beranjak dari pribadi yang ikhlas tidak begitu ikhlas menjadi seseorang yang benar-benar ikhlas?

Jangan dijawab sekarang. Nanti akan terjawab sendiri seiring dengan perputaran dari waktu ke waktu. Waktu mengantarkan kau dan aku menuju ruang yang mungkin tidak akan kita sangka-sangka. Mungkin kita akan sampai pada maqom tersebut. Jalani saja sekarang yang ada.

Www.vsdiksi.com

Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Belajar Untuk Merelakan Dirinya





Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code







space iklan

Saran Artikel



lirik dan terjemahan way back home - shaun

Remember when I told you Ingatkah kau saat aku bilang "No matter where I go "Tak peduli ke manapun aku pergi I'll never leave your side Aku takkan pernah pergi dari sisimu You will never be

Cara menjadi hacker di Android

Caranya Kita harus download TERMUX di google playstore lalu android harus version minimal 5.0 setelah selesai men download termux kita langsung buka aplikasi termux kita tulis !!! INGAT SALAH PENULISA

Peti Mati Berselancar Diatas Air Sungai | Kisah Mi

Di jaman Kesah atau jaman keempat di dalam kehidupan suku Dayak Dohoi Uut Danum, terdapat sebuah kisah tentang peti mati yang berselancar diatas air sungai. Kisahnya begini. Pada waktu itu ada kemat

Belajar Untuk Merelakan Dirinya

Suatu waktu, saya bercakap-cakap dengan seorang kawan menggunakan perantara digital. Dalam perbincangan tersebut, ia curhat tentang problem sosial yang lumrah di rasakan oleh muda-mudi zaman kontempel

Tips & Trik Agar Penderita Stroke Ringan bisa

Jagalah kesehatan Orang Tua Anda sebisa mungkin.Kangan biarkan orang tua banyak fikiran.layani dia dengan iklas dan rawat dengan tulus. Penyakit stroke muncul saat pasokan darah yang membawa oksigen d


AIAndroidAnimeAsmaraBisnisBitcoinBloggerCerpenData ScienceFashionFilmForexGameHewanInternetKesehatanKeuanganKulinerLirik LaguOlahragaOpiniPendidikanPuisiSejarahStartupTanamanTeknologiTokohTravelUmum


space iklan

space iklan
pinterduit.com