pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home »



Cara Menaikkan CPM

ERNDT • • 14 Aug 2020 • 105 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Bagi anda yang ingin menaikkan penghasilan dari sebuah blog, maka salah satunya adalah melihat indikator CPM. CPM adalah kepanjangan dari cost per mile (biaya per seribu).

Itu artinya CPM menggambarkan besaran penghasilan anda saat anda mempunyai 1000 tayangan iklan. Jika CPM anda sebesar Rp. 4000 maka jika blog anda dilihat 1000x maka anda akan mendapatkan penghasilan sebesar Rp. 4000

Perhatikan juga ada jaringan periklanan yang menghitung tayangan unik per hari nya dan ada yang tidak. Jika jaringan periklanan menghitung berdasar tayangan unik. Maka berapa kalipun anda melihat halaman blog hanya akan dihitung 1x saja karena jika IP masih sama maka tidak dihitung sebagai tayangan.

Jika CPM anda sangat rendah sekali, wajarnya untuk CPM Indonesia adalah Rp.2000 jika CPM anda hanya Rp. 700 berikut ini adalah tips menaikkan CPM.

Buat niche konten dengan CPM tinggi

Apa itu niche ? Niche adalah topik website yang lebih spesifik misalnya Kategori keuangan masih bisa disempitkan lagi menjadi bitcoin atau forex. Contoh niche dengan CPM tinggi adalah bitcoin dan forex. Karena pada niche itu perputaran uang sangat cepat. Rata rata pembaca anda adalah orang orang yang setiap harinya bermain main dengan uang. Mereka gampang sekali mengeluarkan uang sehingga para pemasang iklan rela membayar tinggi karena balik modalnya akan sangat cepat. Pemasang iklan pada niche ini biasanya menyiapkan anggaran lebih dari 50 juta rupiah.

Berbeda dengan niche lain seperti yang membahas dunia gratisan, isinya orang orang ga punya duit yang lagi cari gratisan. Jadi para pengiklan malas memasang iklan pada konten membahas gratisan. Sehingga menyebabkan CPM rendah,


Cari Target Visitor Negara Kaya

Cara kedua adalah dengan mencari pengunjung dari negara negara kaya. Caranya dengan membuat konten berbahasa Inggris. Negara kaya dengan negara miskin beda. Contohnya orang Indonesia memasang iklan dengan nilai CPM Rp 2.000 saja sudah termasuk mahal dan ngeden. Sedangkan para pengiklan dari Amerika bisa sampai Rp. 20.0000 nilai CPM nya. Karena perbedaan kurs juga yang menyebabkan perbedaan rate CPM dari negara Kaya dengan negara miskin. Yang termasuk negara dengan CPM tinggi adalah Amerika, Jerman, Dubai, Korea Selatan, Swedia, Inggris dan beberapa negara maju lainnya.




Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Cara Menaikkan CPM




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code