Please wait...

Mau pasang iklan atau hasilkan uang dengan berkontribusi menulis konten di situs ini ? Buat akun sekarang





Home » Other » Kendaraan Dinas dan Sense of Belonging



Kendaraan Dinas dan Sense of Belonging

Menuju Hidup Lebih Baik / Other/ 2020/06/14 22:01 / 15 Views / 1 Like / 0 Dislike




Pinterduit.com - Di setiap instansi seperti di Kementerian Negara maupun Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Daerah, TNI, POLRI, dan komisi-komisi yang di gaji dari APBN seperti KPU, BAWASLU, KPAI, KPI, dan Komisi lain-lainnya akan mendapatkan jatah kendaraan dinas, baik berupa kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk yang daerah operasionalnya diatas air, maka kendaraan dinasnya selain kendaraan didaratan juga mendapat kendaraan operasional untuk diatas air seperti outboard motor. Kendaraan dinas ini adalah dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 (https://www.djkn.kemenkeu.go.id/) tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri. PMK itu mengatur Standar Barang dan Standar Kebutuhan mengenai batas tertinggi atas spesifikasi teknis dan jumlah maksimum Alat Angkutan Darat Bermotor (AADB) Dinas Operasional Jabatan yang dapat dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setiap tahun untuk setiap kendaraan dinas ini, pasti dianggarkan biaya pemeliharaannya, agar kendaraan tersebut tetap bisa berfungsi optimal untuk kelancaran kerja para pegawai, yang pengelolaan keuangannya dilakukan di bagian sekretariat masing-masing Satuan Kerja atau SatKer. Mengingat negara kita tercinta ini belumlah menjadi negara kaya tetapi masih tergolong negara miskin, maka berkaitan dengan kendaraan dinas ini ada dua hal yang perlu kita kritisi, yaitu perihal kapasitas mesin atau CC (centimeter cubic), dan perawatan kendaraannya. Yang pertama adalah berkaitan dengan batas kapasitas mesinnya. Pembelian kendaran dinas ini sangatlah menguras keuangan negara, maka sebaiknya kapasitas mesinnya janganlah terlalu tinggi khusus untuk yang di daerah, kecuali untuk di sekretariat negara dan istana kepresidenan. Karena kalau di daerah itu tidak perlulah para pejabat dan anggota Dewannya terlalu show of force dengan kemewahan kendaraan dinasnya, sementara rakyat miskin untuk makan sehari-hari saja masih susah. Perbedaan harga untuk 1500 cc dan 2000 cc itu sangatlah besar, bisa mencapai Rp. 178 juta. Bayangkan saja, negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) ini terdiri dari 34 provinsi dan 514 kabupaten / kota, dimana dari total 514 tersebut terdiri dari 416 kabupaten dan 98 pemerintahan kota atau kotamadya (https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/08/150000469/). Sementara di setiap SatKer atau satuan kerja di Pemda itu terdiri dari beberapa orang kepala dinas. Kalau untuk seluruh ndonesia? Maka tinggal dikalkulasikan sendiri, baru dikalikan dengan selisih harga antara kendaraan yang 1500 cc dan 2000 cc. Maka hasilnya bisa mencapai lebih dari satu triliun. Jumlah segitu adalah APBD sebuah kabupaten kecil untuk satu tahun. Yang kedua adalah mengenai biaya perawatannya yang selalu dianggarkan setiap tahun. Biaya ini cukup besar dan besarannya sepertinya sering kurang sesuai dengan kondisi kendaraannya. Selain itu juga, sering klaim-klaim perbaikan kendaraan itu ada indikasi tidak benar, sehingga diklaim diperbaiki tetapi ternyata tidak diperbaiki. Dalam hal ini pengawasan dan pemeriksaan oleh pihak Inspektoprat harus dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh. Ketidak-perdulian pemakai kendaraan dinas dalam hal merawat kendaraannya, haruslah menjadi perhatian. Para pegawai harus ditekankan untuk mempunyai sikap merasa memiliki atau sense of belonging terhadap kendaraan itu. Janganlah mentang-mentang itu kendaraan dinas milik negara lalu dibuat semau gue. Padahal uang perawatannya diambil tetapi kendaraannya tidak dirawat seperti selayaknya. Ingatlah, itu adalah uang negara yang berarti juga adalah uang rakyat. Harus dipergunakan dengan bijak dan benar.
Bagikan artikel ini




Related Post

  • Step By Step Cara Deposit Saldo Di Indopremier / Ipotgo Untuk Trading Saham Pemula
  • Kumpulan Quotes Orang Orang Yang Sukses Menjadi Kaya, Mulai Bill Gates, Warren Buffet, Jack Ma Dan Lainnya
  • Bagus Mana Sandisk VS Vgen Micro SD Card Dan Cara Mengetahui Asli Atau Palsu
  • Review TP-LINK CPE220 Bahasa Indonesia, Ini Kelebihan Dan Kelemahannya
  • Cara Memperbaiki Clipper WAHL Rusak Getaran Lemah , Berisik Dan Tumpul
  • Review Indo Premier Sekuritas, Kelebihan Dan Kekurangannya, Apakah Terpercaya ?
  • Cara Install Ulaunch PS2 Di Memory Card , Flashdisk Dan Hardisk
  • Cara Mengembalikan Akun PUBG Yang Dibanned Dan Penyebab Akun Banned
  • Analisa Peluang Bisnis Rice Bowl (Donburi) Yang Punya Peluang Dijadikan Franchise
  • Apakah Boleh Nama Rekening Bank Berbeda Dengan Nama Verifikasi KTP Adsense



  • Comments



    No Comment Yet
    Sponsor

    Kategori

  • Advertising (7)
  • Bitcoin (13)
  • Blog (6)
  • Dating (0)
  • Entertainment (4)
  • Finance (4)
  • Forex (7)
  • Game (7)
  • Health (3)
  • IT (18)
  • Make Money Online (22)
  • Movie (0)
  • Other (624)


  • Pengguna Online Hari Ini

    Eri Nurdiyanto, erwinsyah, laza99,

    Pengguna Baru

    laza99, Mr. Blukutuk, Hari Santoso, Ahmad Mulyadi, Erian, psht1922, Sere, Anjaygurinjay, Erian Setya, Jamal, Muhammad Ali Hannapia, S.S, capner info, Affiliate Marketer, Azjio Tech, Kang Marwan,