Mau pasang iklan atau hasilkan uang dengan berkontribusi menulis konten di situs ini ? Buat akun sekarang





Home » Other » Memahami Rasisme



Memahami Rasisme

erwinsyah / Other/ 2020/06/10 01:33 / 24 Views / 2 Like / 0 Dislike




Pinterduit.com - “Tidak jarang diskriminasi rasial terjadi karena dukungan Pemerintah melalui berbagai kebijakan pemisahan dan pengucilan, dalam bentuk penyebaran doktrin-doktrin supremasi ras, warna kulit, keturunan, asal-usul kebangsaan, atau etnis,". Demikian kutipan kalimat pembuka dalam Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD/International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination). Indonesia merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi konvensi ini melalui UU Nomor 29 Tahun 1999, tentang pengesahan international convention on the elimination of all forms of racial discrimination 1965. Bila kita lihat, konvensi ini betul-betul mengutuk keras diskriminasi rasial yang diwujudkan dengan pembedaan, pengucilan, pembatasan, atau bahkan preferensi yang didasarkan pada ras, warna kulit, keturunan, asal-usul kebangsaan, atau etnis, kepada siapapun dengan dalih apapun, baik terhadap warga negara maupun bukan warga negara. Konvensi pun menyadari bahwa tidak jarang diskriminasi rasial tersebut, terjadi karena dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan. Rasisme dipahami tidak sebatas mengucilkan salah satu ras maupun etnis, melainkan lebih luas daripada itu. Rasisme harus dipahami sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan dari diskriminasi berdasarkan pemisahan (segregasi) rasial dan tidak terjaminnya kesempatan salah satu kelompok masyarakat untuk menikmati hak-haknya. Dan, negara yang telah meratifikasi hasil konvensi tersebut wajib mengutuk segregasi rasial dan bertindak untuk mencegah, melarang, dan menghapus seluruh praktik diskriminasi rasial di wilayah hukumnya. Jika pemerintah melakukan pembiaran terhadap diskriminasi rasial yang berulang tanpa tindakan pencegahan, tak salah jika kita menganggap bahwa pemerintah adalah dalang di balik masalah rasisme selama ini. Tindakan Tegas Memperhatikan diskriminasi rasial yang terjadi pada Papua atau bahkan pada masyarakat adat secara umum, saya berkesimpulan bahwa pemaknaan terhadap bangsa lebih tepat ditafsirkan sebagai ajaran yang 'dirancang' daripada pengertian bangsa sebagai komunitas etnis yang telah mapan dan turun temurun. Nasionalisme seolah mewujud dalam pernyataannya: right or wrong is my country, bukan right is right dan wrong is wrong. Dengan kata lain, yang penting kesatuan harga mati meskipun itu dilakukan dengan cara yang tak manusiawi. Setidaknya dapat kita lihat pada sejarah pembentukan negara-bangsa sebagaimana terjelaskan di atas. Stereotip masyarakat terasing, komunitas adat terpencil, masyarakat tradisional, dan pribumi yang mengucilkan salah satu kelompok masyarakat, seakan dibiarkan oleh pemerintah untuk berkembang. Bahkan, narasi ini kerap digunakan pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan regulasinya sampai sekarang. Parahnya, stereotip itu kerap diiringi dengan agenda dekulturisasi dan perampasan hak berkedok pembangunan. Tak heran jika rakyat Papua menuntut haknya untuk merdeka, bebas dalam menentukan nasibnya sendiri. Tapi yang perlu kita pahami, bahwa referendum Papua tidak semata mengakhiri diskriminasi rasial yang telah menjadi habit di Indonesia. Sebagai negara yang menjalankan proyek Bhinneka Tunggal Ika, seyogyanya pemerintah tidak sekadar meminta maaf, lalu menganggap persoalan rasisme telah selesai. Permintaan maaf harus diiringi tindakan tegas dengan mengusut aktor-aktor yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tak berhenti di situ, negara pun harus mengoreksi setiap ketentuan regulasi dan kebijakan yang mengucilkan salah satu kelompok dan memastikan semua orang dapat menikmati haknya tanpa terkecuali. semoga kita Dapat Menerima setiap perbedaan y teman.
Bagikan artikel ini




Related Post

  • Step By Step Cara Deposit Saldo Di Indopremier / Ipotgo Untuk Trading Saham Pemula
  • Bagus Mana Sandisk VS Vgen Micro SD Card Dan Cara Mengetahui Asli Atau Palsu
  • Review TP-LINK CPE220 Bahasa Indonesia, Ini Kelebihan Dan Kelemahannya
  • Cara Memperbaiki Clipper WAHL Rusak Getaran Lemah , Berisik Dan Tumpul
  • Kumpulan Quotes Orang Orang Yang Sukses Menjadi Kaya, Mulai Bill Gates, Warren Buffet, Jack Ma Dan Lainnya
  • Review Indo Premier Sekuritas, Kelebihan Dan Kekurangannya, Apakah Terpercaya ?
  • Cara Install Ulaunch PS2 Di Memory Card , Flashdisk Dan Hardisk
  • Cara Mengembalikan Akun PUBG Yang Dibanned Dan Penyebab Akun Banned
  • Analisa Peluang Bisnis Rice Bowl (Donburi) Yang Punya Peluang Dijadikan Franchise
  • Apakah Boleh Nama Rekening Bank Berbeda Dengan Nama Verifikasi KTP Adsense



  • Comments



    No Comment Yet
    Sponsor

    Kategori

  • Advertising (7)
  • Bitcoin (15)
  • Blog (6)
  • Dating (0)
  • Entertainment (4)
  • Finance (4)
  • Forex (7)
  • Game (7)
  • Health (3)
  • IT (18)
  • Make Money Online (22)
  • Movie (0)
  • Other (624)


  • Pengguna Online Hari Ini

    Ghost Writer,

    Pengguna Baru

    Dwiwanto W, laza99, Mr. Blukutuk, Hari Santoso, Ahmad Mulyadi, Erian, psht1922, Sere, Anjaygurinjay, Erian Setya, Jamal, Muhammad Ali Hannapia, S.S, capner info, Affiliate Marketer, Azjio Tech,

    Posting Populer

  • Step By Step Cara Deposit Saldo Di Indopremier / Ipotgo Untuk Trading Saham Pemula
  • Bagus Mana Sandisk VS Vgen Micro SD Card Dan Cara Mengetahui Asli Atau Palsu
  • Review TP-LINK CPE220 Bahasa Indonesia, Ini Kelebihan Dan Kelemahannya
  • Cara Memperbaiki Clipper WAHL Rusak Getaran Lemah , Berisik Dan Tumpul
  • Kumpulan Quotes Orang Orang Yang Sukses Menjadi Kaya, Mulai Bill Gates, Warren Buffet, Jack Ma Dan Lainnya
  • Review Indo Premier Sekuritas, Kelebihan Dan Kekurangannya, Apakah Terpercaya ?
  • Cara Install Ulaunch PS2 Di Memory Card , Flashdisk Dan Hardisk
  • Cara Mengembalikan Akun PUBG Yang Dibanned Dan Penyebab Akun Banned
  • Berapa Minimal Withdraw Saldo Di Indodax Dan Fee nya Paling Update
  • Setiap Artikel Baru Akan Melalui Proses Moderasi Sebelum Disetujui Untuk Terbit

  • Posting Terbaru

  • Berapa Minimal Withdraw Saldo Di Indodax Dan Fee nya Paling Update
  • Berapa Minimal Lot / Jumlah Order Jual Dan Beli Bitcoin Di Indodax
  • Cara Cepat Menghapus Halaman AMP Dari Index Google
  • 10 Blog Terbaik Indonesia Dengan Trafik Tinggi Update Terbaru
  • 2 Peluang Usaha Agar Tetap Mendapat Penghasilan Selama Pandemi Covid19
  • Berapa Modal Minimal Untuk Trading For Living Dari Forex ? Berikut Jawaban Lengkapnya
  • Berapa Leverage Yang Bagus Untuk Trading Forex
  • Penjelasan Kenapa Saldo Di Dashboard Pinterduit Anda Berkurang Walau Tidak Melakukan Withdraw
  • Kelemahan AMP HTML Apa Benar Dapat Meningkatkan Trafik ?
  • Teknologi Baru Pengganti HTML AMP Super Cepat Milik Pinterduit

  • Rekomendasi

  • IndoXXI Diblokir Kominfo , Banyak Alternatifnya
  • Anti-Aging-Wirkstoffe in unserer Nahrung
  • Steigendes Angebot für Menschen mit Nahrungsmittelallergien
  • Healthy Recipes: Turkey and Aubergine Rolls
  • Fakta Ilmiah Mengapa Jenang Baning Dapat Menghilangkan Sawan Nganten (Badan Lemas)
  • Rekomendasi Aplikasi FTP Android Untuk Upload File Ke Hosting Dengan Cepat
  • Waspada Virus Corona Berasal Dari Wuhan China, Dunia Darurat Kesehatan
  • Ini Dia Gejala Virus Corona Yang Menular Dari Wuhan China
  • Tips Sederhana Mencegah Dan Menghindari Virus Corona
  • BJ Habibie Meninggal Tahun 2019 Di Usia 83 Tahun Baca Juga: