pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home » Hewan



Kotoran Burung Yang Mengandung Fosfat Penyubur

Nafisathallah • Hewan • 10 Sep 2020 • 10 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Kotoran burung yang sering anda lihat betengger diatas genting rumah tetangga sebenarnya berbeda dengan kebanyakan kotoran yang dimiliki makhluk hidup lain, khususnya hewan-hewan seperti mamalia, reptil, dan manusia.

Mengapa berbeda? Bukannya itu sama saja seperti ampas sisa-sisa pencernaan dari metabolisme burung tersebut! Perbedaannya terdapat pada bentuk wujud dan material yang terkandung pada ampas tubuh mereka itu, yakni alih-alih mengeluarkan urea dalam bentuk urin selayaknya manusia, mereka malah mengeluarkan asam urat / urac acid.
Burung dan unggas pada umumnya juga memiliki bentuk tubuh dan organ yang unik dikarenakan sistem pencernaan dan sistem reproduksinya bermuara pada satu lubang yang sama yang dinamakan kloaka. Sehingga unggas hanya memiliki satu lubang yang multifungsi sebagai tempat pembuangan sisa metabolisme berupa ampas kotoran dan juga sebagai tempat memasukkan sperma saat ingin berkembang biak serta saat ingin mengeluarkan telur. Yang berarti unggas betina tidak memiliki vagina sebagaimananya manusia berkelamin perempuan, dan juga penis sebagaimananya manusia laki-laki, itu semua sudah sepaket menyatu dengan dubur dan organnya yang bernama kloaka.
Kotoran burung juga berwarna putih, apalagi bagi burung-burung laut yang tinggal di pesisir pantai yang mana menghabiskan hidupnya dengan memakan ikan dan satwa laut lainnya sebagai nutrisi. Ginjal burung mengekstrak limbah nitrogen dari aliran darah seperti yang dilakukan hewan lain. Kotoran burung keluar sebagai cairan yang kental berwarna keputihan karena reaksi biokimia agar dalam proses pembuangan hanya kehilangan sedikit air.

Tahukah Kamu? Jika ada Pulau yang terbentuk dari Kotoran Burung


Burung-burung laut yang bergerak dan bermigrasi dalam jumlah besar sering singgah ke pulau-pulau kecil yang ada di Samudera Pasifik dan ini tidak hanya terjadi sekali-kali namun terus menerus seperti sudah menjadi siklus berulang. Selama berabad-abad kotorannya mengendap di tanah dalam jumlah yang besar dan terus menerus menghasilkan emisi gas, sehingga terbentuklah mineral fosfat yang sering dipakai industri sekarang ini sebagai pupuk tumbuhan untuk bidang pertanian.
Salah satu contohnya adalah Pulau Nauru yang merupakan sebuah negara kaya yang sukses karena hasil dari tambang fosfat di pulau mereka.

Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Kotoran Burung Yang Mengandung Fosfat Penyubur




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code