pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home » Hewan



Ular Pembasmi Hama Keong di Sawah

Nafisathallah • Hewan • 9 Sep 2020 • 10 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Hama seperti keong mas dapat menjadi masalah yang besar bagi petani, namun ternyata ada ular yang berfungsi sebagai pembasmi dan pengendali populasi hama siput dan keong yang ada di sawah.

Ular Siput yang Membantu Petani Mengendalikan Populasi Hama Siput di Persawahan


Memiliki nama ilmiah Pareas carinatus dalam taksonomi binomial nomenklatur. Ular ini sering dijuluki sebagai Keeled Slug-eating Snake dalam bahasa Inggrisnya, dan sering dinamakan Ular Siput dalam bahasa Indonesia. Ular siput ini termasuk kedalam famili/keluarga Colubridae. Tersebar terbatas hanya di kawasan hutan hujan tropis Asia tenggara, meliputi China bagian selatan, Indochina, Semenanjung Malaya, Myanmar, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Lombok.
Memiliki panjang sekitar 60 cm dengan badan yang ramping dan kepala yang pendek dan bundar juga mata yang belok besar. Memang nampaknya ular ini telah beradaptasi untuk hanya bisa memangsa siput, keong mas, slug ( siput telanjang ), bekicot dan moluska darat lain yang semacamnya. Maka dari itu ular ini memiliki semacam morfologi bentuk tubuh yang aneh jika dibandingkan ular lainnya, bentuk taring pada rahang ular ini tidaklah simetris, dalam artian besar sebelah yang berguna untuk mencongkel daging siput dari dalam cangkang rumahnya. Sehingga walaupun ukuran bekicot atau siput lebih besar dari kepala ular ini, ia tetap dapat melahapnya secara utuh karena ular dibekali kemampuan untuk melahap mangsa yang lebih besar dari rahangnya yang bisa melebar.
Ular ini juga tidak berbisa dan pastinya tidak berbahaya bagi manusia karena ukurannya yang kecil sehingga dapat dikembangkan disekitar lahan pertanian dan persawahan untuk mengatasi dan melakukan pembasmian hama siput yang memakan tanaman petani dan menghambat panen.
Sebenarnya masih ada hewan lain yang bisa digunakan oleh petani untuk memberantas hama keong mas yang hidup di air, seperti kura-kura macan, hanya saja sifatnya yang terlalu invasif bagi ekosistem membuatnya tidak terlalu disarankan untuk dilepas ke alam liar, sebaiknya memakai ular siput karena ia merupakan fauna lokal asli Indonesia. Ular ini berkembang biak secara ovipar ( bertelur ) dengan maksimal telur 3 butir.
Sekian itulah artikel mengenai solusi bagi petani dalam menanggulangi masalah hama siput, keong, bekicot pada sawahnya secara alami tanpa obat-obatan kimia dan pestisida beracun.

Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Ular Pembasmi Hama Keong di Sawah




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code