pinterduit blog logo Pinterduit.com

Platform ngeblog asli buatan lokal, menulis itu untuk melepas beban bukan untuk menambah beban







Home » Film



Review Film Teacher's Diary (Thailand)

ERNDT • Film • 8 Aug 2020 • 77 Dilihat • publish




Pinterduit.com - Film ini juga menurut saya film paling epic dengan tema guru, kisahnya sangat relistis dan sangat menyentuh. Kalo saya lebih menganggapnya sebagai film dokumenter, di Indonesia juga pernah nonton ada film hampir mirip dengan Teacher Diary judulnya lupa. Yang saya ingat kisahnya tentang Tentara Kopassus yang bertugas di perbatasan Papua - New Guinea yang juga merangkap sebagai guru di pedalaman Papua , kodename nya Camar Maleo.

Sinopsis singkat dari Teacher Diary ini berkisah tentang seorang guru perempuan muda yang membuat tatto kecil di tangannya. Oleh kepala sekolah tatto tersebut diminta untuk dihapus namun ibu guru tersebut berargument bahwa tatto tersebut bentuk kebebasan berekspresi dan tidak mempengaruhi performa mengajar muridnya, karena ngeyel akhirnya guru tersebut di mutasi, dipindahtugaskan ke pedalam. Kalau kita menyebutnya sekolah apung, karena sekolah itu kecil hanya 1 ruang kelas dan berada di rumah apung, para muridnya pun saat berangkat harus naik perahu kecil.

Disini perjuangan yang sangat menyentuh dimulai bagaimana ibi guru muda ini ditemani temannya, jadi 2 orang guru perempuan muda ditugaskan disini. Banyak rintangan yang dihadapi mulai tempat yang terpencil, stok makanan susah, sinyal susah, listrik susah, bahkan pernah nemu mayat terapung, kamar mandi tak layak. Namun ibu guru tersebut punya tekad kuat untuk mengabdi. Dalam masa tugas ini Ibu guru tersebut juga membuat diary menulisnya kisah nya dalam buku diary dan akhirnya tiba masa saat tugasnya berakhir dan kembali dipindahtugaskan ke kota dan meninggalkan buku diary nya.

Setelah itu ada seorang guru laki laki muda, semacam guru honorer sebagai guru olahraga. Juga dipindahtugaskan menggantikan guru perempuan muda tadi. Di dalam awal masa masa bertugas guru muda laki laki tersebut juga mengalami masa masa sulit sebelum akhirnya beradaptasi. Guru laki laki tersebut menemukan diary yang ditinggalkan oleh guru perempuan tadi dan menjadikannya sebagai semacam manual book.

Karena mambaca kisah demi kisah dalam buku diary tersebut , secara tidak langsung guru laki laki tersebut merasa jatuh cinta pada guru perempuan itu walau belum pernah bertemu sama sekali. Masing masing dari mereka sudah punya pasangan masing masing, dan suatu saat mereka dikhianati pasangan mereka masinh masinh, dan entah bagaimana ceritanya pada akhirnya mereka berdua dapat bertemu dan menjadi pasangan.

Artikel ini diterbitkan untuk Pinterduit.com dengan judul Review Film Teacher's Diary (Thailand)




Bagikan Artikel Ini
full html code

link

BB Code